Rabu, 30 November 2022
Rabu, 16 November 2022
Menyikapi Arus Globalisasi
Globalisasi adalah suatu proses mendunia dimulai dari dengan pesatnya kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini merupakan sebuah tantangan, unsurunsur budaya setempat mempunyai peran yang sangat besar yang harus dihadapi oleh semua negara dalam mempertahankan kebudayaannya.
Perbedaan mendasar antara
modernisasi dengan westernisasi adalah sebagai berikut; Kalau modernisasi
adalah suatu proses untuk mengarah pada suatu tatanan kehidupan yang lebih
modern, terutama karena mendapat dukungan penuh dari perkembangan ilmu
pengetahuan teknologi dan informasi yang berkembang dengan pesat. Sedangan
westernisasi adalah peniruan gaya hidup ke barat baratan, lebih mengarah pada
sikap dan perilaku, karena menganggap gaya hidup barat lebih tinggi dan
bergengsi daripada budaya lokal sebelumnya.
Ada 4 Macam Saluran Globalisasi,
Yakni a. Saluran Pergaulan b. Saluran Teknologi c. Saluran ekonomi d. Saluran
Media Hiburan
Menolak dan menghindari modernisasi
dan globalisasi sama artinya dengan mengucilkan diri dari masyarakat
internasional. Kondisi ini tentu akan menyulitkan negara tersebut dalam
menjalin hubungan dengan negara lain. Berbagai tanggapan dan kecenderungan
perilaku masyarakat dalam menghadapi arus modernisasi dan globalisasi, namun
demikian arus globalisasi membawa dampak yang luar biasa bagi kehidupan dalam
masyarakat.
Masuknya pengaruh globalisasi dan
budaya dari luar, membawa dampak positif dan negatif terhadap sendi-sendi
kehidupan dalam masyarakat di berbagai bidang, diantaranya, bidang budaya,
komunikasi, ekonomi, IPTEK, dan transportasi.
Modernisasi dan Globalisasi tidak bisa ditolak dan telah terjadi di Indonesia. Adapun upaya nyata untuk dapat menjawab tantangan globalisasi bidang budaya adalah adalah dengan memperkuat budaya sendiri sebagai jatidiri dan menyaring budaya asing yang masuk untuk diadaptasikan dan dilaksanakan sesuai dengan kepribadian bangsa.
Dampak globalisasi terhadap bangsa,
tergantung pada kita menyikapinya. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Identitas
Nasional Bangsa Indonesia sudah mulai tergeser oleh Globalisasi kebaratan,
moral dan etika bangsa yang ketimuran semakin hari juga semakin terkikis. Bagi
suatu bangsa sangatlah penting untuk mempertahankan kebudayaan sebagai
identitas agar kita tetap memiliki rasa bangga dan kepercayaan diri dihadapan
bangsa lain.
(Sumber: Modul PJJ IPS)
