Rabu, 16 November 2022

Menyikapi Arus Globalisasi

Globalisasi adalah suatu proses mendunia dimulai dari dengan pesatnya kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini merupakan sebuah tantangan, unsurunsur budaya setempat mempunyai peran yang sangat besar yang harus dihadapi oleh semua negara dalam mempertahankan kebudayaannya.

Perbedaan mendasar antara modernisasi dengan westernisasi adalah sebagai berikut; Kalau modernisasi adalah suatu proses untuk mengarah pada suatu tatanan kehidupan yang lebih modern, terutama karena mendapat dukungan penuh dari perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan informasi yang berkembang dengan pesat. Sedangan westernisasi adalah peniruan gaya hidup ke barat baratan, lebih mengarah pada sikap dan perilaku, karena menganggap gaya hidup barat lebih tinggi dan bergengsi daripada budaya lokal sebelumnya.

Ada 4 Macam Saluran Globalisasi, Yakni a. Saluran Pergaulan b. Saluran Teknologi c. Saluran ekonomi d. Saluran Media Hiburan

Menolak dan menghindari modernisasi dan globalisasi sama artinya dengan mengucilkan diri dari masyarakat internasional. Kondisi ini tentu akan menyulitkan negara tersebut dalam menjalin hubungan dengan negara lain. Berbagai tanggapan dan kecenderungan perilaku masyarakat dalam menghadapi arus modernisasi dan globalisasi, namun demikian arus globalisasi membawa dampak yang luar biasa bagi kehidupan dalam masyarakat.

Masuknya pengaruh globalisasi dan budaya dari luar, membawa dampak positif dan negatif terhadap sendi-sendi kehidupan dalam masyarakat di berbagai bidang, diantaranya, bidang budaya, komunikasi, ekonomi, IPTEK, dan transportasi.

Modernisasi dan Globalisasi tidak bisa ditolak dan telah terjadi di Indonesia. Adapun upaya nyata untuk dapat menjawab tantangan globalisasi bidang budaya adalah adalah dengan memperkuat budaya sendiri sebagai jatidiri dan menyaring budaya asing yang masuk untuk diadaptasikan dan dilaksanakan sesuai dengan kepribadian bangsa.

Dampak globalisasi terhadap bangsa, tergantung pada kita menyikapinya. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Identitas Nasional Bangsa Indonesia sudah mulai tergeser oleh Globalisasi kebaratan, moral dan etika bangsa yang ketimuran semakin hari juga semakin terkikis. Bagi suatu bangsa sangatlah penting untuk mempertahankan kebudayaan sebagai identitas agar kita tetap memiliki rasa bangga dan kepercayaan diri dihadapan bangsa lain.

(Sumber: Modul PJJ IPS)


Kenali (2)

  sumber gambar: https://ipsspensi9.blogspot.com/